MAKALAH
SAMPEL PROBABILITAS DAN SAMPEL NON
PROBABILITAS
DISUSUN
UNTUK MEMENUHI TUGAS METODE
PENELITIAN
KELOMPOK :
1. ABDUR ROFIQ ( 24010211130030 )
JURUSAN STATISTIKA
FAKULTAS SAINS DAN MATEMATIKA
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2013
KATA
PENGANTAR
Puji
syukur penulis penjatkan kehadirat Alloh SWT, yang atas rahmat-Nya maka penulis
dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “Sampel Probabilitas dan
Non Probabilitas”.
Penulisan
makalah adalah merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan
tugas mata kuliah metode penelitian
Dalam
Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik
pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki
penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan
demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.
Dalam
penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tak
terhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan penelitian ini,
khususnya kepada :
1.
Abdul Hoyyi M.Si. selaku dosen mata
kuliah metode penelitian
2.
Rita R .M.Si. selaku dosen Metode Survey
Sampel
3.
Rekan-rekan statistika universitas
diponegoro
4.
Secara khusus penulis menyampaikan
terima kasih kepada keluarga tercinta yang telah memberikan dorongan dan
bantuan serta pengertian yang besar kepada penulis, baik selama mengikuti
perkuliahan maupun dalam menyelesaikan makalah ini
5.
Semua pihak yang tidak dapat
disebutkan satu persatu, yang telah memberikan bantuan dalam penulisan makalah
ini.
Akhirnya
penulis berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang
telah memberikan bantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah.
Semoga
materi ini dapat bermanfaat dan menjadi sumbangan pemikiran bagi pihak yang
membutuhkan, khususnya bagi penulis sehingga tujuan yang diharapkan dapat
tercapai, Amiin.
Semarang ,30 Maret 2013
DAFTAR
ISI
HALAMAN JUDUL i
KATA PENGANTAR iii
DAFTAR ISI iii
BAB I PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang Masalah
BAB II SAMPEL
PROBABILITAS DAN NON PROBABILITAS
2.1.
Sampel Probabilitas
2.1.A. Simple Random Sampling
2.1.B.
Proportionate Stratified Random Sample
2.1.C. Disproportionate Stratified Random Sampling
2.1.D.Cluster Sampling
2. 2. Sample Non Probabilitas
2.2.A.Sampling
Sistematis
2.2.B.Sampling Kuota
2.2.C.Sampling Insidental
2.2.D.Sampling Purposive
2.2.E.Sampling
Jenuh
2.2.F.Snowball
Sampling
BAB III PENUTUP
3.1.Kesimpulan
3.2.Saran
DAFTAR PUSTAKA
BAB II
SAMPEL PROBABILITAS DAN NON PROBABILITAS
1.Sampel Probabilitas
Sampel probabilitas
adalah teknik pengambilan sampel yang memberikan peluang yang sama bagi setiap
unsur ( anggota ) populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. Teknik sampel
probabilitas terdiri dari :
A. Simple Random Sampling
Dikatakan
simple (sederhana ) karena pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan
secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu. Cara
demikian dilakukan bila anggota populasi dianggap homogen. Pada penarikan
sampel acak sederhana ,sampel diambil sedemikian sehingga setiap anggota
populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi sampel.
Misal
: N(populasi)=1000
N (sampel)= 100
Besarnya kesempatan =n/N=100/1000=0.1
Artinya
setiap anggota populasi memiliki kemungkinan untuk dipilih sebagai sampel
sebesar 0.1. Beberapa teknik sampling acak sederhana yaitu dengan cara undian,
mengundi dengan bilangan random , serta berusaha sedapat mungkin dengan peluang
yang sama bagi setiap anggota populasi untuk diikutsertakan dalam sampel tetap
dipertahankan.
B. Proportionate Stratified Random
Sample
Teknik
ini digunakan bila populasi mempunyai anggota /unsure yang tidak homogen dan
berstrata secara proporsional.
Misal
: jumlah anggota populasi 2050 yang terdiri atas :
Strata 1 : 1500 perbandingan 30
Strata 2 : 500 10
Strata 3 : 50 1
Apabila
ukuran sampel adalah sebanyak 82,maka jumlah sampel pada masing-masing strata
dapat diambil secara proporsional sebagai berikut :
Strata 1 : 30/41 x 82 =60
Strata 2 : 10/41 x 82 = 20
Strata 3 : 1/41 x 82 =2
C. Disproportionate Stratified Random
Sampling
Teknik
ini digunakan untuk menentukan jumlah sampel ,bila populasi berstrata tetapi kurang
proporsional.
Missal
: Pegawai dari unit kerja tertentu mempunyai :
Lulusan S3 : 3 orang
Lulusan S2 : 4 orang
Lulusan S1 : 90 orang
SMU :
800 orang
SMP :
700 orang
Maka
tiga orang lulusan S3 dan empat orang lulusan S2 itu diambil semuanya sebagai sampel.
Karena kedua kelompok tersebut terlalu kecil bila dibandingkan dengan kelompok
S1,SMU, dan SMP.
D. Cluster Sampling
Teknik
sampling daerah digunakan untuk menentukan sampel bila obyek yang akan diteliti
atau sumber data yang yang akan diteliti sangat luas, misalnya penduduk dari
suatu Negara, Provinsi, atau Kabupaten. Untuk menentukan penduduk mana yang
akan dijadikan sumber data, maka pengambilan sampelnya berdasarkan daerah
populasi yang telah ditetapkan.
Missal
: Di Indonesia terdapat 30 Propnsi ,dan sampelnya akan menggunakan 15 propinsi,
,aka pengambilan 15 provinsi itu dilakukan secara random. Karena provinsi
–provinsi di Indonesia itu berstarata ( tidak sama) maka pengambilan sampelnya
perlu menggunakan stratified random sampling . propinsi di Indonesia ada
penduduknya yang padat, ada yang kaya bahan tambang dan ada yang mempunyai
banyak hutan(hutannya luas). Karakteristik semacam ini perlu diperhatikan
sehingga pengambilan sampel menrut strata populasi itu dapat ditetapkan. Teknik
sampling daerah ini sering dilakukan melalui dua tahap yaitu tahap pertama
menentukan sampel daerah, dan tahap kedua menentukan orang –orang yang ada pada
daerah itu secara sampling juga.
2. Sample Non Probabilitas
Sample
non probabilitas adalah teknik pengambilan sampel yang tidak memberikan peluang
/ kesempatan sama bagi setiap unsure atau anggota populasi untuk dipilih menjadi
sampel . Hal ini disebabkan oleh bebrapa factor yaitu : tidak memungkinkannya
diperoleh daftar yang lengkap dari populasi , adanya kondisi yang tidak
memungkinkan peneliti memilih anggota populasi dengan cara memberikan
kesempatan yang sama. Teknik sampel non probabilitas terdiri dari :
A.
Sampling
Sistematis
Sampling sistematis adalah teknik
pengambilan sampel berdasarkan urutan dari anggota populasi yang telah diberi
nomor urut. Dimana anggota pertama saja dari sampel yang diambil secara random,
sedangkan anggota –anggota selanjutnya
dipilih secar sistematis menurut pola tertentu. Penarikan sampel sistematis
dilakukan melalui tiga tahap yaitu :
a. Mengecek
keadaan daftar populasi ,harus dalam keadaan acak.
b. Menetapkan
jarak interval yang akan digunakan atau menetapkan angka kelipatan (k).
K=N/n
Untuk N=1000 dan n= 100 ,maka angka
kelipatan(k) = 1000/100=10.
c. Tentukan
secara acak nomor mulai pengambilan sampel. Missal nomor yang keluar adalah 5
maka sampel berikutnya adalah kelipatn 10 yaitu 15, 25,35,45,…dst sampai
anggota sampel yang terakhir.
B.
Sampling
Kuota
Sampling kuota adalah teknik untuk
menentukan sampel dari populasi yang mempunyai cirri-ciri tertentu sampai
jumlah ( kuota) yang diinginkan. Sebagai contoh, akan melakukan penelitian
tentang pendapat masyarakat terhadap pelayanan masyarakat dalam urusan ijin
mendirikan bangunan. Jumlah sampel yang ditentukan 500 orang . Kalau pengumpulan
data belum didasarkan pada 500 tersebut,
maka penelitian dipandang belum selesai, karena belum memenuhi kuota yang
ditentukan. Bila pengumpulan data dilakukan secara kelompok yang terdiri atas 5
orang pengumpul data , maka setiap anggota kelompok harus dapat menghubungi 100
orang anggota sampel, atau 5 orang tersebut harus dapat mencari data 500
anggota sampel.
C.
Sampling
Insidental
Sampling insidental adalah teknik
penentuan sampel berdasarkan kebetulan yaitu siapa saja yang secara kebetulan / incidental bertemu dengan
peneliti maka dapat digunakan sebagai sampel ,atau memilih responden yang
pertama kali berhasil dijumpai, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui
cocok sebagai sumber data. Keuntungan penarikan sampel secara kebetulan ini adalah
hemat waktu dan biaya.
D.
Sampling
Purposive
Sampling purposive adalah teknik
penentuan sampel dengan pertimbangan pertimbangan tertentu. Misalnya akan
melakukan penelitian tentang kualitas makanan, maka sumber datanya adalah orang
yang ahli makanan, atau penelitian tentang kondisi politik suatu daerah, maka
sumber datanya adalah orang yang ahli di
bidang politik .
Misalnya : Penelitian tentang perilaku
konsumen produk rokok Dji Sam Soe , maka orang yang dipilih dan yang akan
diwawancarai ( calon responden ) adalah perokok Dji Sam Soe.
Sampel ini lebih cocok digunakan untuk
penelitian kualitatif , atau penelitian-penelitian yang tidak melakukan
generalisai .
E.
Sampling
Jenuh
Sampling jenuh adalah teknik penentuan
sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Hal ini sering
dilakukan bila jumlah populasi relative kecil, kurang dari 30 orang, atau
penelitian yang ingin membuat generalisai dengan kesalahan yang sangat kecil.
Istilah lain sampel jenuh adalah sensus, dimana semua anggota populasi
dijadikan sampel.
F. Snowball Sampling
Snowball sampling adalah teknik
penentuan sampel yang mula-mula jumlahnya kecil, kemudian membesar. Ibarat bola
salju yang menggelinding yang lama-lama menjadi besar. Dalam penentuan sampel ,
pertama-tama dipilih satu/dua orang, tetapi karena dengan dua orang ini belum
merasa lengkap terhadap data yang diberikan, maka peneliti mencari orang lain
yang dipandang lebih tahu dan dapat melengkapi data yang diberikan oleh dua
orang sebelumnya. Begitu seterusnya, sehingga jumlah sampel semakin banyak . Teknik
penarikan sampel bola salju banyak digunakan para peneliti kualitatif dan juga
peneliti kuantitatif, dimana informasi
tentang populasi sangat terbatas.
Missal : penelitian pola penyebaran
penyakit HIV /AIDS ,penelitian efektifitas
saluran distribusi dalam pemasaran produk rokok Dji Sam Soe, penelitian
mengenai siapa provokator kerusuhan.
DAFTAR
PUSTAKA
Awin (2012),Sampel Probabilitas dan Non
Probabilitas. From http://meweks.blogspot.com/2012/04/sampel-probabilitas-dan-non.html
, 30 Maret 2013.
Kau begitu
sempurna
Di mataku kau begitu indah
Kau membuat diriku akan slalu memujAmu
Di setiap langkahku
Ku kan slalu memikirkan dirimu
Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu
Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa
Reff:
Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku
Lengkapi diriku
Oh sayangku, kau begitu
Sempurna.. Sempurna..
Kau genggam tanganku
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku
Di mataku kau begitu indah
Kau membuat diriku akan slalu memujAmu
Di setiap langkahku
Ku kan slalu memikirkan dirimu
Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu
Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa
Reff:
Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku
Lengkapi diriku
Oh sayangku, kau begitu
Sempurna.. Sempurna..
Kau genggam tanganku
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku